Pengantar Sistem Starter

Suatu mesin tidak dapat hidup dengan sendirinya, maka mesin tersebut memerlukan tenaga dari luar untuk memutarkan poros engkol dan membantu untuk menghidupkan. Dari beberapa cara yang ada, mobil umumnya mempergunakan motor listrik, digabungkan dengan magnetic switch yang memindahkan gigi pinion yang berputar ke ring gear yang dipasangkan pada bagian luar fly wheel, sehingga ring gear berputar (dan juga poros engkol).
Agar mesin dapat berputar, motor starter harus menghasilkan momen yang besar dari tenaga yang kecil yang tersedia pada baterai.


Berikut dua prinsip dasar dari kerja motor starter;
1. Medan Elektromagnetik
Dalam ilmu Fisika, Medan elektromagnetik adalah suatu medan yang dibentuk dengan menggerakkan muatan listrik (arus listrik) yang menyebabkan munculnya gaya di muatan listrik yang bergerak lainnya. Arus mengalir melalui sepotong kawat membentuk suatu medan magnet (M) di sekeliling kawat.


 

2. Kaidah Tangan Kiri Fleming (Fleming Left Hand Rule)
  • Ibu jari menunjukkan arah gaya elektromagnetik 
  • Jari telunjuk menunjukkan arah medan magnet 
  • Jari tengah menunjukkan arah aliran arus listrik.

Prinsip Kerja Motor Stater 
Bila pengantar (kumparan anker) bermedan magnet, ditempatkan pada area medan magnet dari kumparan medan, garis gaya magnet dari kedua medan magnet saling berpotongan. Hal ini akan menyebabkan perbedaan energi kemagnetan di sekitar pengantar dan menghasilkan gaya EMF (Elektromagnetic Force ).
 




Sumber Rujukan :
Step I Toyota,
http://otomotiflearning.blogspot.com
Flash Animation : m-edukasi.net